B-PRO 5 alpha edition
PENTING!!! TANYAKAN KETERSEDIAAN BARANG TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBELI
Dijual kamera action bekas, cocok untuk kamu para petualang atau yang suka olahraga ekstrim
Jual Bpro 5 AE Mark II dengan kondisi :
1. Normal, Wifi Lancar, Foto Mantap, Video Ok
2. Fullset dusbook, aksesoris bawaan, charger
3. Bonus Memory Sandisk 8Gb Class 10 + Monopod
Spesifikasi Singkat :
Image Sensor 16 MP Sony Exmor-R
4K Video Format
Layar 2inch
Baterai 1000mAH
harga Rp 1.200.000
minat hubungi WhatsApp: 08974106070
desain dan fotografi
Rabu, 18 Januari 2017
ISAW WING
PENTING!!! TANYAKAN KETERSEDIAAN BARANG TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBELI
Dijual kamera action bekas, cocok untuk kamu para petualang atau yang suka olahraga ekstrim
dengan kondisi :
- Asli seperti baru dan bau toko (pembelian 21 Agustus 2016)
- Aksesoris lengkap bawaannya
- Fungsi lancar tanpa kendala, Connect Wifi OK No Lag
- Masih ada garansi resmi 2 tahun sampai 21 Agustus 2018
- Bonus Monopod Attlanta SMP – 07
harga Rp 1.300.000
minat hubungi WhatsApp: 08974106070
PENTING!!! TANYAKAN KETERSEDIAAN BARANG TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBELI
Dijual kamera action bekas, cocok untuk kamu para petualang atau yang suka olahraga ekstrim
dengan kondisi :
- Asli seperti baru dan bau toko (pembelian 21 Agustus 2016)
- Aksesoris lengkap bawaannya
- Fungsi lancar tanpa kendala, Connect Wifi OK No Lag
- Masih ada garansi resmi 2 tahun sampai 21 Agustus 2018
- Bonus Monopod Attlanta SMP – 07
harga Rp 1.300.000
minat hubungi WhatsApp: 08974106070
Rabu, 04 Januari 2017
Apa Itu WPAP dan Sejarah Singkat
WPAP merupakan singkatan dari Wedha's Pop Art Potrait adalah gaya seni
pop art yang dipopulerkan oleh Wedha Abdul Rasyid yang sekaligus pembuat
aliran ini. WPAP dahulu bernama FMB ( Foto Marak Berkotak ). Secara
teknik, WPAP mempunyai ciri khas tertentu dalam penggambaran objek,
dimana dalam WPAP anda akan menemukan bidang berkotak-kotak dan penuh
dengan warna-warni antar bidang tanpa menghilangkan karakter objek atau
model yang digambar. Dalam WPAP anda pasti tidak akan menemukan
bidang-bidang lengkung sebab itulah WPAP mempunyai ciri khas tertentu
yang membuat WPAP mempunyai keunikan tersendiri dalam segi teknik
pembuatan.
Sejarah Singkat WPAP
Dimulai sekitar tahun 1990-1991 berawal dari kegelisahan menggambar
sosok manusia yang realis karena seiring bertambahnya usia. Menurut
Wedha, gambar sosok manusia realis mempunyai tingkat kesulitan paling
tinggi di tambah dengan faktor memilih, mencampur warna menjadi hal yang
menyulitkan. Kemiripan warna kulit manusia, kehalusan goresan, menjadi
sesuatu yang mahal bagi Wedha.
Dari kegelisahaan itulah, Wedha mulai memikirkan cara melukis sosok manusia dengan cara yang lebih mudah dengan mengutak atik titik, garis dan bidang. Berawal dari situ mulailah Wedha membayangkan gambar sosok manusia sebagai kumpulan bidang-bidang datar yang dibentuk oleh garis-garis imajiner.
Sebelum menemukan cara membuat seperti sekarang ini dimana teknologi
sangat membantu mempermudah dalam pembuatan WPAP Wedha harus melalui
proses yang begitu panjang dari membuat WPAP dengan manual sampai ke
digital pada era sekarang ini.
Berikut ini adalah proses WPAP yang dilalui pak Wedha Abdul Rasyid Dari Masa Ke masa
Berikut ini adalah proses WPAP yang dilalui pak Wedha Abdul Rasyid Dari Masa Ke masa
Demikianlah sedikit tentang apa itu wpap dan sejarah singkat wpap yang dirujuk dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat.
Sumber Apa Itu WPAP dan Sejarah Singkat - Fredtezar
source: http://www.fredtezar.com/2013/07/apa-itu-wpap-dan-sejarah-singkat.html?showComment=1483537385595#c5110053978698468005
3 HAL DASAR YANG HARUS DIKETAHUI DALAM DESAIN GRAFIS
Halo,
sobat Creative! Akhirnya, gue bisa nyuri waktu buat posting sedikit
soal desain grafis. Soalnya dari dulu sampe kemarin, banyak banget
pengunjung yang minta postingan gue yang berjudul "Cara ini Bisa Mempermudah Kalian Belajar Desain Grafis" dilanjutin sampe ke tahap-tahap berikutnya. So, this is it! Gue coba bawain pelan-pelan dari hal-hal yang paling dasar.
Oke,
anggep aja kalian udah lewatin tahap awal yang sempet gue bahas di
postingan gue waktu itu. Sekarang, kalian udah punya niat yang kuat buat
belajar desain, kalian juga udah berani ngoprek-ngoprek bermacam
software buat desain sendirian tanpa perlu baca buku-buku tutorial.
Otomatis kalian bakalan nemu minimal satu software yang melekat di hati.
Nah, perdalam deh pengetahuan kalian tentang software yang satu itu.
Tips
dari gue, kalo kalian bingung sama kegunaan suatu tools, coba bikin aja
bangun datar, garis yang dibikin pake line tool, dan garis berantakan
yang digambar pake pencil tool. Terus klik tools yang kalian nggak
ngerti itu dan jajalin ke setiap objek yang udah kalian buat barusan.
Pasti bakal ada efek yang terlihat dan bisa kalian simpulkan sendiri
kegunaannya. Nah, makanya gue bilang, jadi desainer grafis itu nggak
dituntut jago bahasa Inggris kok. Pake gaya purba begitu juga efektif.
Learning by doing something. Hehehe...
Alright, untuk mempersingkat waktu, langsung aja gue bahas ke 3 hal dasar yang harus diketahui dalam desain grafis.
Sebenernya ketiganya amat sangat sederhana, tapi susah banget buat
ngepasinnya sama maksud dan tujuan yang kita mau. Gue bakal coba bahasa
satu per satu dengan sederhana.
Karakteristik Bentuk
Bagi gue
pribadi, yang namanya bentuk adalah unsur paling penting dalam segala
bidang yang berhubungan sama seni rupa. Mau gambar manual atau gambar
digital, ngga terlepas dari yang namanya bentuk. Dunia ini aja tercipta
dari gabungan bentuk-bentuk yang lebih sederhana kalo kita kupas secara
mendetail. Dengan bentuk, kita bisa mencerna informasi secara visual
dari sebuah objek. Dari mana kita tau ada orang idungnya mancung kalo
bukan karena kita liat bentuk idungnya yang agak lancip dan memanjang ke
depan. Dari mana kita tau orang rambutnya bergelombang kalo bukan
karena bentuk garis rambutnya yang berbentuk seperti gelombang.
Bentuk
tercipta dari perpaduan garis yang saling bertemu di suatu titik. Nah,
makanya bentuk baku yang udah kita tau ada banyak macemnya, mulai dari
yang sederhana seperti bangun datar, atau juga yang agak rumit seperti
bangun ruang. Di dalem matematika, kita udah belajar macem-macem bentuk
dan karakteristiknya. Dan kita juga tau, suatu bentuk yang terlihat
rumit sebenarnya merupakan penggabungan dari beberapa bentuk yang
sederhana.
![]() |
| Bentuk bangun datar persegi, dan beberapa bentuk yang bisa diciptakan dari persegi tersebut |
Nah,
kayak contoh di atas nih. Gue bikin yang sederhana aja yak. Contohnya
persegi, di mana semua sisinya punya panjang yang sama. Kalo kita pake
tool yang ada di dalem software desain, kita bisa ngebikin bentuk apa
pun memakai bentuk dasar persegi itu. Contohnya ada di atas itu. Semua
bentuk yang ada di sana dibuat pake persegi biru itu.
Bukan
cuma persegi yak, semua bentuk bisa dimodifikasi sesuka hati loh.
Misalnya lingkaran bisa kita buat jadi kayak bola penyet. Kalo kita udah
paham betul sama karakteristik masing-masing bentuk dan tau batas
modifikasinya, ngebikin sebuah objek itu bakalan terasa gampang.
Misalnya gue kasih contoh lagi deh, objek sederhana yang gue bikin pake
penggabungan beberapa bangun datar di bawah ini.
![]() |
| Bangun datar segitiga dan lingkaran sudah bisa dipadukan memberi bentuk es krim warna-warni. Perdetail dengan gradasi dan tekstur pada permukaannya. |
Tuh kan!
Nggak perlu ribet, beneran deh. Intinya sih kalo liat suatu objek,
jangan liat rumitnya, tapi sederhanakanlah tampilan itu. Bahkan
gelombang di laut aja bentuknya itu bisa kita buat dengan ngegabungin
sisi luar dua buah lingkaran loh. Yang lebih expert lagi soal
penggabungan berbagai bentuk bisa kalian liat di postingan gue
sebelumnya yak.
Pemilihan Warna
Langsung
aja yak gue bahas hal dasar tapi penting yang kedua di dalam desain
grafis, yaitu pemilihan warna. Oke, mungkin kesannya sepele banget, tapi
sejujurnya yang namanya warna itu punya fungsi yang bener-bener hebat.
Di dalam dunia psikologi, warna bisa mewakili kepribadian seseorang. Dan
dalam berbagai jenis desain, warna bisa memberikan emosi yang kemudian
tersampaikan ke otak siapa pun yang melihatnya.
Pernah
liat warna ijo yang asalnya dari pohon-pohon yang terhampar luas di
pegunungan? Gimana perasaan kalian pas ngeliatnya? Pasti berasa damai
dan nyaman kan? Itu adalah emosi yang terpancar dari warna hijau. Gue
pernah baca beberapa artikel yang bahas soal warna dan arti-artinya.
Tapi, gue coba bikin kesimpulan sendiri yang tentunya berdasar dari
pengalaman dan pemahaman gue tentang warna itu sendiri.
![]() |
| Ini cuma lima belas dari milyaran warna yang ada di dunia ini. Kalau butuh yang lebih banyak lagi, kalian bisa cek di Wikipedia. |
- Warna-warna konservatif seperti hitam, cokelat, abu-abu, broken white, champagne, dan lain-lainnya yang sejenis. Biasanya warna yang termasuk dalem kategori konservatif itu butek-butek alias terkesan seperti kotor. Padahal sebetulnya nggak. Perpaduan warna konservatif artinya cenderung monoton. Misalnya, kalo dalam desain didominasi warna cokelat dan putih, bisa dibilang itu konservatif. Kesan apa yang bisa kita dapet dari warna-warna konservatif? Nah, ini sekedar trivia sih, gue pernah baca di artikel mana gitu kalo warna konservatif cenderung menggambarkan pribadi yang serius, monoton, kaku, tapi juga berwibawa dan elegan. Nah, makanya warna konservatif banyak dipakai di daem desain logo perusahaan. Karena kesan elegan dan wibawa dari brand yang mereka punya terpancar berkat warna konservatif itu.
- Warna-warna terang yang mencolok menggambarkan keceriaan. Kalo ada desain yang colorful dengan paduan warna terang yang mencolok, itu menggambarkan kebahagiaan, kebebasan, semangat, percaya diri, playful, dan eksentrik. Beberapa brand pakai logo dengan warna-warna yang colorful untuk ngegambarin semangat atau pun passion yang dibawa sama brand tersebut. Warna-warna colorful yang kita liat tanpa sadar juga bisa menularkan rasa semangat di dalem diri kita. Nah, makanya kebanyakan industri kreatif itu kalo bikin logo pake warna-warni yang colorful melambangkan kepercayaan diri mereka terhadap kreatifitas yang mereka punya.
- Warna-warna pastel yang kalem bisa menyejukkan hati siapa pun yang melihatnya. Bisa banyak arti sih, tapi kalo untuk gue pribadi, warna pastel menciptakan perasaan tenang, kalem, sabar, tapi juga nggak berarti males-malesan and angin-anginan. Warna pastel juga terkesan feminim, makanya nggak heran kebanyak warna pastel dipake untuk ngebikin logo brand-brand yang berhubungan sama produk-produk khusus cewek.
Sebetulnya,
setiap satu warna aja punya arti khusus dan emosi yang hendak
disampaikannya loh. Tapi, kan nggak mungkin gue bahas semuanya
satu-satu. Nanti jadinya bakalan panjang banget. Kesimpulan tentang
warna ini sih sebetulnya nggak ribet. Pahamilah feel atau emosi yang
dipancarkan oleh suatu warna. Misalnya, dalem desain blog, jangan deh
pake warna-warna konservatif untuk blog pribadi. Soalnya blog pribadi
punya kesan cheerful, penggunaan warna terang bisa lebih mendukung
konten yang disampaikan. Begitu juga sebaliknya. Kalo desain blog untuk
perusahaan high class, terlalu full color malah memberikan kesan buruk.
Nanti dikiranya brand asal-asalan lagi sama orang-orang upper-class itu.
Pengaturan Komposisi
Last for
today, unsur yang perlu kita pahamin setelah kita kuasain karakteristik
bentuk dan warna. Yak, komposisi! Terkesan sepele, tapi ini juga
penting. Perlu diinget kalo nggak semua desain yang disajikan di
permukaan datar dua dimensi itu bagus kalo disajikan secara simetris,
terkadang asimetris malah memberi kesan yang lebih indah. Contoh desain
simetris yang indah itu bisa dilihat pada desain Gunungan wayang kulit di bawah ini.
Bisa
dilihat di samping kalo ternyata desain simetris pada Gunungan
memberikan kesan yang indah dan bernilai seni tinggi. Inti dari simetris
adalah keseimbangan antara sisi yang satu dengan sisi lainnya yang
terpisah oleh satu garis tengah yang lurus.
Tapi,
seni desain grafis yang udah modern justru banyak yang menampilkan
desain-desain asimetris. Gimana sih caranya bikin desain asimetris yang
terkesan indah dan nggak berat sebelah? Gue punya tips sederhana yang
biasa gue lakuin pas lagi iseng ngedesain poster. Yaitu, kalo pada salah
satu sisi penuh dengan gambar, coba seimbangkan bagian lainnya dengan
warna-warna yang terang atau bisa juga diisi dengan tulisan yang nggak
kalah nyentriknya.
Intinya
sih, pengaturan komposisi ini bener-bener jadi faktor penentu apakah
suatu desain itu bakalan terlihat bagus atau nggak. Lebih kental lagi
terasa di dunia fotografi. Dan cara yang efektif dalam menentukan
komposisi ini, hampir nggak bisa dijelaskan secara teori. Cukup banyak
berlatih aja, lama-kelamaan insting kita dalam menentukan komposisi yang
tepat juga makin terasah. Makanya, keep on practice, jangan pernah
nyerah, and jangan ngerasa takut ngoprek-ngoprek software-nya.
Sampe sini dulu update gue soal desain grafis hari ini. Semoga
bisa bermanfaat, soalnya gue juga sekalipun udah lumayan lama terjun di
dunia desain grafis, gue masih tetep belajar dan belajar biar semakin baik lagi ke depannya. Kalo ada waktu, bakal gue lanjutin lagi deh dengan bahasan yang lebih menarik. Salam, Creative!
source: https://glen-tripollo.blogspot.co.id/2013/01/3-hal-dasar-dalam-desain-grafis.html?showComment=1483535768516#c4741048744192860088
10 Pengetahuan Dasar Fotografi Yang Perlu Anda Pelajari
Fotografi bukan hanya soal bagaimana cara menekan tombol shutter. Fotografi juga tergolong seni yang rumit. Ia bukan hanya sekedar hoby melainkan rasa dan inovasi karya yang selalu berkembang.
Anda membeli sebuah kamera DLSR yang harganya jauh lebih mahal dari kamera saku hanya untuk sekedar jepret sana sini tapi tak mau mengembangkan keahlian, saya pikir hal itu hanyalah pemborosan isi kantong saja. Jika untuk sekedar berfoto ria lebih baik menggunakan kamera ponsel atau kamera saku. Tapi saya yakin kalau Anda berada di blog ini karena ingin mengetahui lebih lanjut tentang fotografi.
Belajar fotografi sebaiknya step by step. Jangan terlalu cepat melangkah ke tahap yang sulit jika tak tahu dasarnya dimulai dari mana. Karena itu hanya akan membuat Anda bertanya-tanya, bingung, dan akhirnya Anda akan kembali lagi ke tahap awal.
Di blog ini saya telah menulis beberapa tutorial dasar fotografi yang sangat penting untuk dipelajari oleh para pemula. Dan saya yakin para ahli lainnya juga akan merekomendaasikan ilmu yang sama. Berikut beberapa pengetahuan dasar fotografi yang perlu Anda pelajari:
1. Mengenal Kamera
Rekomendasi pertama adalah mengenal bagian-bagian penting kamera dan juga fitur serta kemampuan kamera Anda. Sebagai fotografer sudah seharusnya Anda menyatu dengan kamera Anda. Kenali dan pelajari fungsi dari tiap-tiap tombol yang tersebar di kamera Anda. Silahkan baca di sini untuk gambaran umum dari bagian-bagian kamera beserta fungsinya.
2. Cara Menekan Tombol Shutter
Tombol shutter adalah tombol yang Anda tekan untuk mengambil gambar (memotret). Cara menekan tombol shutter pada kamera DSLR berbeda dengan cara menekan tombol shutter pada kamera ponsel, saku (pocket) atau sekelasnya. Silahkan baca di sini untuk mengetahui cara yang benar menekan tombol shutter.
3. Mengenal Eksposur (Exposure)
Eksposur merupakan nyawa dari fotografi. Jadi, sangat direkomendasikan untuk Anda mengetahui dan menguasai apa saja yang berhubungan dengan eksposur ini. Baca di sini untuk mengenal apa itu eksposur.
4. Mengenal Segitiga Eksposur (Exposure Triangle)
Eksposur dibentuk oleh 3 elemen / pengaturan yang disebut segitiga eksposur. Silahkan baca di sini untuk mengenal lebih jauh tentang segitiga eksposur. Sedangkan 3 elemen tersebut adalah:
- Shutter speed (baca tutorialnya di sini)
- Aperture / difragma (baca tutorialnya di sini)
- ISO (baca tutorialnya di sini)
5. Tentang Lensa
Kamera terbagi dua yaitu body dan lensa yang dihubungkan ke body kamera. Dan berikut artikel yang membahas tentang lensa:
- Mengenal jenis-jenis lensa (baca di sini)
- Penjelasan kode pada lensa (baca di sini)
- Cara menggunakan fokus pada lensa (baca di sini)
6. Teknik Pengambilan Gambar (Type of Shot)
Ada cara yang benar yang diberlakukan sesuai kaidah fotografi untuk bagaimana cara mengambil gambar yang benar. Aturan ini disebut Teknik Pengambilan Gambar (Type of Shot). Baca di sini untuk penjelasannya lebih lanjut termasuk macam-macam type of shot.
7. Mengenal Sudut Pengambilan Gambar (Angle)
Selain teknik pengambilan gambar, sangat direkomendasikan juga untuk Anda mengetahui macam-macam sudut pengambilan gambar (angle). Untuk selengkapnya silahkan baca di sini.
8. Tentang Fokus
Terbentukya fokus ini didukung oleh berapa hal. Anda perlu mengetahui apa saja yang berhubungan denga fokus.
- Cara menggunakan fokus pada lensa (baca di sini)
- Cara mengatur AF Point atau titik area fokus (baca di sini)
9. Settingan Kamera dan Teknik Motret
Ada beberapa settingan kamera yang perlu Anda kuasai dan ini berhubungan erat dengan hasil pemotretan atau kata lain mendukung hasil foto dan kreasi Anda. Selain itu, perlu juga untuk Anda mengetahui beberap teknik dasar yang dibutuhkan dalam pemotretan.
- Mengenal Light Meter dan fungsinya (baca di sini dan juga di sini)
- Mengenal macam-macam jenis shooting pada Drive Mode (baca di sini)
- Mengenal White Balance (WB) dan cara penggunannya (baca di sini)
- Mengenal Picture Style dan cara menggunakannya (baca di sini)
- Mengenal Keseimbangan dan simetri (baca di sini)
- Mengenal Rule of Thirds atau aturan pertiga (baca di sini)
10. Mengenal Genre Fotografi
Seperti seni musik yang memiliki banyak aliran (genre), maka fotografi juga memiliki banyak aliran fotografi. Ada beberapa genre fotografi yang umum dan populer yang perlu Anda ketahui. Baca di sini tentang 10 genre fotografi terpopuler.
Sekali lagi saya ingatkan untuk belajar secara bertahap. Terus lakukan uji coba dan bermainlah dengan kamera Anda.
Jangan lupa untuk membaca artikel "10 Tips Penting Untuk Fotografer Pemula" di sini.
source: http://www.kelasfotografi.com/2015/05/10-pengetahuan-dasar-fotografi-yang.html
Langganan:
Komentar (Atom)















